Oleh: Agung Nugroho, AMG., MPH
Momen idul fitri atau lebaran selalu menjadi hal yang ditunggu tunggu setelah menjalankan puasa Ramadhan. Kegembiraan untuk berkumpul bersama keluarga dan handai taulan adalah momen dengan banyaknya hidangan makanan, mulai dari minuman, makanan kudapan sampai dengan makanan besar yang menggugah selera. Minuman yang tersaji biasanya banyak mengandung gula tinggi (minuman bersirup, mengandung pemanis buatan, bahkan mengandung soda). Sedangkan kudapan akan lebih banyak yang manis dan digoreng. Kemudian, untuk makanan utama banyak mengandung lemak (santan). Makanan dan minuman tersebut sangat menggoda selera karena ketika Ramadhan mengkonsumsi secara terbatas. Sehingga, pada saat lebaran bisa jadi konsumsi makanan dan minuman tersebut tidak terkendali. Konsumsi makanan berlemak, bersantan, dan tinggi gula bisa berdampak pada kesehatan, seperti peningkatan berat badan, gangguan pencernaan, hingga lonjakan kadar gula darah.
Berikut ini tips yang bisa dilakukan dalam menjaga pola makan sehat selama lebaran tanpa harus kehilangan kenikmatan dalam mengkonsumsi. Konsumsi makanan menggunakan piring kecil agar porsi bisa terkontrol. Pilih makanan yang sehat dengan memperbanyak sayuran dan atau buah-buahan. Apabila daging dihidangkan gunakan/konsumsi yang rendah/tanpa lemak serta kurangi dalam mengkonsumsi kulit ayam. Jangan setiap waktu mengkonsumsi makanan bersantan (gulai, opor, rendang dll) sekaligus mengurangi konsumsi nasi putih, ganti dengan nasi merah jika ada saat melakukan kunjungan dari rumah ke rumah. Dalam mengkonsumsi camilan, batasi konsumsi kue kering, kurangi minuman manis dan bersoda, pilihlah air putih, infused water, jus tanpa gula, atau wedang jahe tanpa gula. Jahe diketahui mampu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan trigliserida, sekaligus meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL). Hindari mengkonsumsi teh manis dan kopi terlalu banyak karena bisa menyebabkan dehidrasi.
Biasanya saat lebaran kita jadi lupa atau tidak ada waktu beraktivitas fisik. Jangan lupa untuk tetap melakukan olah raga walaupun dengan intensitas ringan dan hindari langsung tidur sesaat setelah makan, berikan jeda 1-2 jam. Namun demikian istirahat tetap harus dijaga. Lebaran masih tetap bisa dinikmati dengan menjaga pola makan yang seimbang. Pilih makanan yang lebih sehat, mengontrol porsi, cukup beraktivitas dan istirahat. Jangan jadikan lebaran sebagai ajang balas dendam dalam mengkonsumsi makanan setelah sebulan berpuasa dan diharapkan dapat mengendalikan konsumsi makanan maupun minuman. Idul Fitri adalah momen untuk kembali suci, bukan kembali lagi kepada pola makan yang tidak sehat.