Dalam upaya mengatasi permasalahan malnutrisi pada balita, tim dosen dan mahasiswa dari Program Studi Gizi Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta (UNISA) telah mengadakan kegiatan Pendampingan Keluarga Balita Malnutrisi: Mengelola Makanan Sehat untuk Generasi Hebat. Program ini dilaksanakan di Dusun Kweni, Panggungharjo, Bantul, bekerja sama dengan kader Posyandu Puskesmas Sewon II sebagai mitra utama di Bantul, 8 Juli 2023.
Meningkatkan Kesadaran dan Praktik Gizi Seimbang
Malnutrisi pada balita masih menjadi masalah kesehatan yang serius di Indonesia, yang dapat berdampak pada tumbuh kembang anak dalam jangka panjang. Salah satu penyebab utama kondisi ini adalah kurangnya pemahaman orang tua mengenai gizi seimbang serta keterbatasan akses terhadap makanan bergizi. Oleh karena itu, program pendampingan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan keluarga dalam mengelola makanan sehat untuk balita.
Kegiatan ini mencakup beberapa pendekatan utama, yaitu:
✅ Sesi edukasi gizi mengenai pentingnya protein hewani, mikronutrien, dan gizi seimbang dalam tumbuh kembang anak.
✅ Pelatihan penyusunan menu sehat, di mana peserta belajar membuat menu bergizi berbasis bahan lokal.
✅ Demonstrasi memasak, yang mengajarkan cara mengolah makanan sehat yang lezat dan menarik bagi balita.
✅ Diskusi dan konsultasi, yang memberikan solusi atas tantangan keluarga dalam memenuhi kebutuhan gizi anak.
Program ini mendapatkan sambutan positif dari para peserta, yang terdiri dari 10 kader Posyandu Puskesmas Sewon II. Dari hasil evaluasi pre dan post kegiatan, terjadi peningkatan pengetahuan peserta hingga 75% terkait pentingnya gizi seimbang dan pengolahan makanan sehat. Selain itu, sebanyak 85% keluarga yang mengikuti pendampingan berhasil menerapkan pola makan sehat secara konsisten sesuai rekomendasi yang diberikan.
Dampak positif lainnya terlihat dari peningkatan status gizi balita, dengan kenaikan berat badan rata-rata 0,8 kg dalam satu bulan setelah program. Selain itu, kader Posyandu yang menjadi peserta utama dalam program ini juga mengalami peningkatan kemampuan dalam mendeteksi dini kasus malnutrisi dan memberikan edukasi gizi kepada keluarga di komunitas mereka.
Melihat hasil yang positif, tim pelaksana menyarankan agar program ini dapat diperluas ke komunitas lain yang memiliki permasalahan serupa. Beberapa rekomendasi yang diajukan adalah:
🔹 Pendampingan berkelanjutan, agar implementasi pola makan sehat bisa lebih konsisten.
🔹 Pengembangan media edukasi berbasis teknologi, seperti aplikasi mobile atau video tutorial, untuk menjangkau lebih banyak keluarga.
🔹 Kolaborasi dengan pemerintah dan tenaga kesehatan, agar program ini dapat diintegrasikan dalam kebijakan kesehatan lokal.
Program Pendampingan Keluarga Balita Malnutrisi: Mengelola Makanan Sehat untuk Generasi Hebat tidak hanya berkontribusi dalam peningkatan status gizi anak tetapi juga dalam memberdayakan keluarga dan komunitas untuk menciptakan generasi yang lebih sehat dan berkualitas.
✨ Mari bersama wujudkan masa depan cerah bagi anak-anak Indonesia dengan gizi seimbang dan pola makan sehat! ✨