Skip to main content

Bahas Omnibus Law dan Gizi, Mahasiswa Gizi Juarai Lomba Nasional

Mahasiswa Prodi Gizi UNISA Yogyakarta mengikuti perlombaan Karya Tulis Ilmiah Kader IMM se-Indonesia pada September 2020 yang bertajuk “Refleksi Kemerdekaan di tengah Ketertindasan”. Lomba ini diikuti oleh Dinda Ayu Fadillah, mahasiswa Gizi UNISA angkatan 2017. Dinda mengirimkan KTI nya yang berjudul “Pengaruh Omnibus Law Terhadap Ekologi Pangan dan Gizi di Indonesia”.

Karya tulis Dinda dilatarbelakangi dari kemelut Omnibus Law atau RUU Cipta Kerja yang menyatakan bahwa impor sebagai salah satu sumber pemenuhan kebutuhan konsumsi nasional. Seharusnya impor hanya dapat dilakukan jika produksi dan cadangan nasional tidak dapat memenuhi kebutuhan domestik. Menurut Dinda, aturan ini dapat berdampak pada ekologi pangan. Dinda mengatakan pemerintah perlu memikirkan cara pemerataan pangan dan gizi sekaligus sebagai upaya untuk meningkatkan ketahanan pangan nasional.

Lebih lanjut Dinda menyampaikan bahwa untuk mengurangi impor pangan dapat diatasi dengan meningkatkan produksi sektor pertanian terutama beras karena selama ini beras masih menjadi komoditi impor paling tinggi. Dinda menilai solusi ini dapat berdampak positif bagi ketahanan pangan dan nerasa perdagangan sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan dan status gizi masyarakat. Di akhir tulisannya, Dinda mengajak untuk berupaya bersama dalam perbaikan kualitas produksi pertanian untuk mengurangi impor pangan.

Kejuaraan yang diperoleh Dinda menjadi kebanggan tersendiri bagi keluarga besar Prodi Gizi UNISA Yogyakarta. Prestasi ini diharapkan dapat menginspirasi mahasiswa Prodi Gizi lainnya untuk berlomba-lomba mencetak prestasi. Selamat Dinda! -KK-

Prodi Gizi UNISA LOLOS didanai Kompetisi PKM 5 Bidang

Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) merupakan kompetisi ide kreatif tingkat mahasiswa yang diselenggarakan tiap tahun oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. Kompetisi ini memfasilitasi mahasiswa untuk mengembangkan ide-ide kreatifnya yang dikemas dalam bentuk 5 bidang yaitu kewirausahaan (PKM-K), penelitian (PKM-PE/PSH), pengabdian kepada masyarakat (PKM-M), karsa cipta (PKM-KC), dan penerapan teknologi (PKM-PT)

Tahun ini, 11 tim perwakilan Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta berhasil lolos PKM didanai. Tiga tim perwakilan diantaranya dari Prodi Gizi UNISA. Berikut daftar tim perwakilan Prodi Gizi UNISA yang lolos didanai dalam ajang PKM tahun 2020:

A.   Judul : Optimalisasi Keluarga Mandiri Sadar Stunting dalam Menangani Masalah Stunting di PKK Dusun Padon, Sendangrejo, Minggir, Sleman, D I Yogyakarta
Skema : PKM-M
Ketua Tim : Astin T (2018)
Anggota :
  1. Chintya Devi Anggraini (2019)
  2. Novita Eko Sari (2019)
  3. Verrenisa Melati Haryani (2019)
Pembimbing : Nor Eka Noviani, S.Gz.,MPH
B.   Judul : Formulasi Abon Lele Kombinasi sebagai Pangan Darurat saat Bencana
Skema : PKM-PE
Ketua Tim : Mentari Anisa Ramadani (2017)
Anggota :
  1. Iis Sulastri (2017)
  2. Linda Anugraini (2017)
Pembimbing : Faurina Risca Fauzia, S.Gz.,MPH
C.  Judul : Menginisiasi POSKESTREN (Pos Kesehatan Pesantren) dengan Kader Kesehatan Remaja di Pesantren As-Salimiyyah Yogyakarta
Skema : PKM-M
Ketua Tim : Riwi Risna Nopitasari (2018
Anggota :
  1. Risdah Al-Audhah (2019)
  2. Wulan Suci Asani (2019)
  3. Rosella Inggah Grillian (2019)
  4. Lara Laura (2018)
Pembimbing : Silvi Lailatul Mahfida, S.Gz.,MPH

Selamat dan sukses tim Prodi Gizi UNISA yang lolos didanai. Semoga bisa mencapai PIMNAS Tahun ini. [KK]

New Normal: Gizi Seimbang untuk Menjaga Daya Tahan Tubuh

Oleh Dittasari Putriana, S.Gz., M.Gz

Beberapa bulan terakhir, negara di seluruh dunia memfokuskan diri untuk melawan penyebaran Coronavirus disease (COVID-19). Saat ini, semua negara termasuk Indonesia, sedang dihadapkan dengan new normal life atau tatanan baru kehidupan, yaitu hidup berdampingan dengan COVID-19. WHO telah mengeluarkan protokol kesehatan seperti menggunakan hand sanitizer dan selalu mencuci tangan dengan sabun, menggunakan masker dan menjaga jarak minimal 1 meter untuk mencegah penularan COVID-19 (WHO, 2020). Selain itu, penting untuk menjaga daya tahan tubuh agar tidak mudah tertular COVID-19. Salah satu caranya adalah menerapkan gizi seimbang.

Gizi Seimbang

Makanan bergizi seimbang diperlukan untuk membangun daya tahan tubuh yang kuat sehingga terlindung dari infeksi bakteri atau virus. Gizi seimbang adalah susunan makanan sehari-hari yang mengandung zat gizi dalam jenis dan jumlah yang sesuai dengan kebutuhan tubuh yaitu jenis kelamin, umur dan status kesehatan. Hal ini dapat diimplementasikan dalam Isi Piringku (Kemenkes, 2020).

Gambar 1. Isi Piringku (Sumber: Kemenkes, 2020)

Berdasarkan Isi Piringku, dalam isi piring makan sehari-hari terdiri dari :

  • Makanan pokok yang merupakan sumber karbohidrat, seperti nasi, jagung, umbi-umbian. Selain sebagai sumber karbohidrat, makanan pokok juga berperan dalam meningkatkan respon imun bawaan saat menghadapi serangan mikroba yang masuk ke dalam tubuh (Smith et al., 2015).
  • Lauk pauk yang merupakan sumber protein, lemak dan mineral. Lauk pauk terdiri dari lauk hewani (ayam, daging, ikan, telur) dan lauk nabati (tempe, tahu, kacang-kacangan). Lauk pauk juga berperan dalam meningkatkan produksi antibodi dalam sistem daya tahan tubuh (Ambroziak and Cichosz, 2014).
  • Sayuran dan buah yang merupakan sumber vitamin, mineral dan serat. Sayuran dan buah yang berwarna hijau, kuning oranye, merah, dan ungu telah diketahui berfungsi sebagai antioksidan seperti vitamin A, C dan E. Selain itu, dapat meningkatkan respon imun bawaan maupun spesifik saat adanya serangan mikroba (Alpert, 2017).
Referensi:
  1. 2020. Coronavirus disease (COVID-19) advice for the public.
  2. Kementerian Kesehatan RI. 2020. Panduan Gizi Seimbang pada Masa Pandemi COVID-19.
  3. Smith RE, Tran K, Richards KM. 2015. Dietary Carbohydrates that Modulate the Immune System. Clinical Immunology, Endocrine & Metabolic Drugs, (2):35-42.
  4. Ambroziak, A. and Cichosz, G. 2014. Immune stimulative potency of milk proteins. Polski Merkuriusz Lekarski, 36(212): 133-136.
  5. Alpert PT. 2017. The Role of Vitamins and Minerals on the Immune System. Home Health Care Management & Practice, 29(3), 199–202.

Penuhi Gizi Balita Menghadapi Kebiasaan New Normal

Oleh Faurina Risca Fauzia, S.Gz., M.P.H

Di tengah kebiasaan new normal saat ini, sangat penting bagi orangtua mengetahui makanan yang tepat agar balita kebal terhadap virus penyebab penyakit menular. Berdasarkan informasi dari Pusat Krisis Kesehatan Kemenkes RI, telah terjadi peningkatan jumlah anak usia dibawah 5 tahun yang meninggal karena terkonfirmasi positif covid19. Tercatat 80% positif covid-19 menyerang anak usia 0-18 tahun. Kondisi new normal memaksa orang tua harus lebih berhati hati dan waspada terhadap peningkatan penularan covid terhadap anak-anaknya.

Berdasarkan jurnal Pediatric Pulmonology (2020), gejala dan tanda balita dengan covid-19 sangat sulit dideteksi karena tidak spesifik dan tidak seagresif gejala yang dirasakan orang usia dewasa. Sehingga terkadang orangtua tidak menyadarinya. Selain itu studi lain menyatakan bahwa anak usia dibawah 2 tahun menjadi sangat rentan terkena virus karena sistem kekebalan tubuhnya masih belum terbentuk sempurna (Simon, et al, 2015).

Peningkatan kekebalan tubuh pada balita

Cara tepat untuk meningkatkan kekebalan tubuh anak di masa pandemi covid-19 yaitu ASI eksklusif 6 bulan dan didampingi dengan memberikan makanan pendamping ASI–MP-ASI yang tepat (Dirjen Kesmas, 2020). Berdasarkan anjuran dari WHO, MP-ASI yang tepat diberikan di usia 6 bulan dan memiliki kandungan zat gizi yang lengkap/adekuat (WHO, 2003). Mulai usia 6 bulan inilah, zat gizi pada ASI tidak cukup memenuhi kebutuhan energi dan zat besi secara adekuat sebagai upaya peningkatan kekebalan tubuh dan tumbuh kembang yang optimal (WHO, 2000). Selain itu, ibu juga harus memperhatikan kebersihan dalam persiapan makanan dan saat waktu makan, agar anak bebas dari kontaminasi virus penyebab penyakit yang dibawa dari makanan. Frekuensi pemberian dan tekstur makanan juga perlu diperhatikan ibu/pengasuh agar diberikan bertahap sesuai dengan usianya (Loraine, 2018).

MP-ASI yang diberikan sebaiknya mengandung karbohidrat, protein, lemak, vitamin A, C dan D, serta mineral (zat besi, zink, kalsium, dan yodium). Makanan sumber protein terbaik dapat dipilihkan dari telur, ikan, hati, dan daging (Damayanti, 2019). Makanan yang mengandung lemak seperti santan kelapa, butter/mentega rendah natrium, minyak zaitun, ikan, dan produk olahan lainnya juga sangat penting untuk memenuhi kebutuhan energi anak di masa pandemi ini agar anak tetap sehat dan aktif. Dalam menghadapi new normal ini, orang tua memegang peran penting kesuksesan pemberian MP-ASI yang tepat dan sehat. [FR]

Sumber:

  1. Source: Shen Q, Guo W, Guo T, et al. Novel coronavirus infection in children outside of Wuhan, China. Pediatric Pulmonology. 2020;1–6. https://doi.org/10.1002/ppul.24762
  2. Simon AK, Hollander GA, McMichael A. 2015. Evolution of the immune system in humans from infancy to old age. R. Soc. B 282: 20143085. http://dx.doi.org/10.1098/rspb.2014.3085
  3. Dirjen Kesehatan Masyarakat, Kemenkes RI. 2020. Panduan Pelayanan Kesehatan Balita pada Masa Pandemi COVID-19 bagi Tenaga Kesehatan Revisi I. Jakarta.
  4. 2003. Guiding Principles for complementary feeding of the breastfeed child. Colaborating 100 Years of Health. ISBN : 92 75 12460 4. Washington DC.
  5. WHO, 2000. Complementary Feeding Family Foods for Breastfed Children. WHO/FCH/CAH/00.6. Departemen of Nutrition for Health and Development. FSG MediMedia Ltd. France.
  6. 2018. Eating for Healthy Babies and Toddlers. ISBN : 978-0-478-41116-4 (online) 978-0-478-41116-7 (print). New Zealand.
  7. Sjarif, et al. 2019. Daily Consumtion of Growing-up Milk is Associated with Less Stunting Among Indonesian Toddlers. Medical Jornal of Indonesia; 28 (1) :70-6.

Monitoring Children and Geriatrics Nutritional Status for Final International Webinar

Jumat, 26 Juni 2020 Prodi Gizi Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta kerjasama dengan Centre for Nutrition and Dietatics, UiTM (Malaysia) sukses menutup rangkaian Webinar Gizi yang bertajuk “Health and Nutrition Priority during COVID-19 Pandemic”. Webinar Gizi Seri 5 sekaligus penutup rangkaian webinar gizi ini membahas mengenai “Monitoring Children and Geriatrics Nutritional Status during MCO COVID-19”. Webinar kali ini mengundang 4 orang pembicara yang menyampaikan topik sesuai dengan expert nya masing-masing.

Webinar Gizi Seri 5 ini dibuka dengan penyampaian topik dari Anindhita Syahbi Syagata, S.Gz.,MPH (Dosen Prodi Gizi UNISA) yang menyampaikan tentang pemantauan status gizi lansia di Indonesia khususnya selama masa pandemi COVID-19 ini. Topik ini disambung oleh pembicara kedua, Dr. Nur Islami Mohd Fahmi Teng (Senior Lecturer, UiTM) yang menyampaikan tentang pemantauan status gizi dan intervensi gizi untuk lansia di Malaysia. Sedangkan pemantauan status gizi pada anak disampaikan oleh 2 pembicara terakhir yaitu Faurina Risca Fauzia, S.Gz.,MPH (Dosen Prodi Gizi UNISA) dan Dr. Naleena Devi (Senior Lecturer, UiTM) yang masing-masing menyampaikan tentang tantangan pemantauan status gizi pada anak di Indonesia dan Malaysia. Materi dimoderatori oleh Agung Nugroho (Dosen Prodi Gizi UNISA)

Kegiatan webinar ini dilanjutkan dengan penutupan oleh masing-masing Kaprodi, Agil Dhiemitra Aulia Dewi, S.Gz.,MPH (Ka Prodi Gizi UNISA) dan Dr. Siti Sabariah Buhari (Head of Centre for Nutrition and Dietatics Studies). Penutupan diakhiri dengan doa yang dipimpin oleh Iwan Setiawan, M.Si. Webinar terakhir ini berhasil diikuti oleh 970 peserta melalui Webex dan Live Youtube. [KK]

Women Empowerment during Covid-19 in International Webinar seri 4

Rabu, 24 Juni 2020 Prodi Gizi Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta kembali sukses dengan Webinar Gizi Seri 4 kerjasama dengan Centre for Nutrition and Dietatics, UiTM (Malaysia). Webinar seri keempat ini mengusung topik “Women Empowerment in Nutrition during MCO COVID-19” yang disampaikan oleh 4 orang pembicara.

Pembicara pertama, Dr. Syahrul Bariah (Senior Lecturer, UiTM), menyampaikan tentang kebiasaan makan dan kebiasaan belanja selama masa pandemi COVID-19. Kemudian dilengkapi dengan strategi optimalisasi pemberdayaan gizi keluarga yang disampaikan oleh Silvi Lailatul Mahfida (Dosen Prodi Gizi UNISA). Sedangkan Farhanah Ahmad Shuhaimi (Dosen, UiTM) menyampaikan tentang pemberian ASI selama pandemi COVID-19. Tips aman menyusui selama pandemi menurut Farhanah yaitu memakai masker, mencuci tangan, dan membersihkan dengan desinfektan secara berkala. Terakhir, Agung Nugroho (Dosen Prodi Gizi UNISA), menyampaikan tentang pemberdayaan wanita dan kesehatan.

Webinar seri keempat ini diikuti oleh 1167 peserta melalui Webex dan Live di Youtube Diet Care Centre UiTM dan dimoderatori oleh Nor Eka Noviani (Dosen Prodi Gizi UNISA). Peserta terdiri dari kalangan mahasiswa, praktisi kesehatan, tenaga pengajar, dan masyarakat umum. Kegiatan ini akan ditutup pada seri terakhir yang akan diadakan pada hari Jumat, 26 Juni 2020 dengan topik dan pembicara yang tidak kalah menarik. [KK]

 

Food Safety and Security for International Webinar Seri 3

Selasa, 23 Juni 2020 telah sukses dilaksanakan Webinar Gizi Seri 3 kerjasama Prodi Gizi UNISA Yogyakarta dengan Centre for Nutrition and Dietatics, UiTM Malaysia yang bertajuk “Food Safety, Security, and Choices for New Normal”. Acara ini dimulai tepat pada jam 09.00 WIB dan berakhir pada pukul 11.00 WIB dengan diikuti oleh 910 peserta dari Indonesia dan Malaysia. Peserta berasal dari berbagai kalangan diantaranya mahasiswa, praktisi kesehatan, tenaga pengajar, dan masyarakat umum.

Acara webinar kali ini dimoderatori oleh Norashimah Rajab, dietisien dari UiTM. Pada topik kali ini disampaikan oleh 4 orang narasumber yaitu AP Dr. Norazmir Md Nor (Senior Lecturer, UiTM), Nor Eka Noviani, S.Gz.,MPH (Dosen Prodi Gizi UNISA), Dr Emmy Hainida Khairul Ikram (Senior Lecturer, UiTM), dan Astari Puruhita Ansokowati, S.Gz.,MPH (Dosen, Prodi Gizi UNISA). Dr. Norazmir dan Dr. Emmy Hainida menyampaikan tentang bagaimana Malaysia mengatur keamanan dan ketahanan pangan memasuki masa new normal. Sedangkan Nor Eka Noviani dan Astari Puruhita menyampaikan tentang keamanan dan ketahanan pangan Indonesia memasuki masa new normal.

Webinar ini dilaksanakan melalui Webex dan Live Facebok Diet Care Centre UiTM serta Live Instagram di @himagisa.unisa. Kegiatan ini masih dilanjutkan dengan 2 seri selanjutnya dengan topik dan narasumber yang lebih menarik lagi. [KK]

Covid-19 in clinical Setting untuk International Webinar Seri 2

Pada hari Jumat, 19 Juni 2020 Webinar Gizi Seri 2 kerjasama antara Prodi Gizi UNISA dengan Centre of Nutrition and Dietatics, UiTM Malaysia sukses dilaksanakan. Webinar seri kedua ini mengangkat topik “Nutrition Advice: Clinical Health Perspective during MCO COVID-19” yang mengupas tuntas seputar nutrition clinical selama masa pandemi COVID-19.

Materi

Webinar kedua ini merupakan serangkaian Webinar Gizi yang mengusung tema utama “Health and Nutrition Priority during Covid-19 Pandemic”. Pada webinar kedua ini disampaikan oleh 3 orang pembicara yaitu Agil Dhiemitra Aulia Dewi, S.Gz., MPH (Kaprodi Gizi UNISA), Mazuin Kamarul Zaman (Lecturer of Centre for Nutrition and Dietatics Studies, UiTM), dan Nur Filzah Aliah (Dietitian, Ministry of Health Malaysia). Ketiga narasumber menyampaikan materi yang cukup menarik sehingga dapat diikuti oleh 1050 peserta dari awal hingga akhir acara. Jalannya acara dimoderatori oleh Anindhita Syahbi Syagata, S.Gz., MPH (Lecturer in Nutrition Study Program, UNISA).

Webinar ini terlaksana melalui webex dan live facebook Diet Care Centre UiTM. Peserta yang mengikuti kegiatan ini terdiri dari berbagai kalangan yaitu mahasiswa, praktisi, pengampu pendidikan, penyedia jasa makanan, dan masyarakat umum. Webinar ini masih akan dilanjutkan dengan 3 seri lainnya dengan topik yang tidak kalah menarik. [KK]

International Webinar tentang Prioritas Gizi dan Kesehatan Selama Pandemi Covid-19

Prodi Gizi FiKes UNISA baru saja menyelenggarakan International Webinar seri pertama (16/06/2020). Acara ini merupakan bentuk kerjasama antara Program Studi Gizi FiKes UNISA dengan Center for Nutrition and Dietetics Studies, Faculty of Health Sciences, University Teknologi Mara, Malaysia (UiTM).

Webinar perdana ini mengusung tema “Health and Nutrition Priority during Covid-19 Pandemic”. Program ini akan diadakan berseri sebanyak 5 kali dengan topik yang berbeda.

Seri pertama dengan topik “Nutrition During MCO Covid-19” dilaksanakan dua setengah jam mulai 09.00 WIB. Narasumber berasal dari dua negara. Pembicara dari UNISA adalah Dittasari Putriana, S.Gz., M.Gz yang merupakan dosen dari Prodi Gizi.  Dua orang narasumber lain dari UiTM atas nama Dr. Siti Sabariah Buhari (Head of Center for Nutrition and Dietetics Studies) dan Dr. Nazrul Hadi Ismail (Senior Lecturer, Center for Nutrition and Dietetics Studies).

Acara ini diawali pembacaan doa oleh Iwan Setiawan, M.Si. Selanjutnya acara ini dibuka oleh Dean of Faculty of Health Sciences, UiTM, Prof. Zulkhairi Amom dan Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan, UNISA Yogyakarta, Moh Ali Imron, S.Sos, M.Fis. Dekan dari kedua belah pihak menyambut baik kegiatan ini dan mendukung keberlangsungan kegiatan ini hingga akhir acara. Beliau berharap kegiatan ini dapat menjadi sarana promosi dan pengembangan prodi.

Acara ini dihadiri secara daring dari dua negara. Peserta dari Indonesia berjumlah 1123 dengan latar belakang mahasiswa dan dosen gizi dari universitas seluruh Indonesia, praktisi dari puskesmas, rumah sakit, Dinas Kesehatan, perusahaan makanan serta kalangan umum. Kegiatan ini masih dilanjutkan dengan 4 seri berikutnya yang diadakan berkaitan dengan gizi selama pandemic covid 19 di era new normal. [KK]

Syawalan Virtual ala Prodi Gizi UNISA

Minggu, 14 Juni 2020 tepat pukul 10.00, seluruh mahasiswa beserta jajaran Prodi Gizi UNISA mengadakan syawalan online melalui zoom. Kegiatan ini dihadiri oleh 140 mahasiswa dari angkatan 2017-2019 dan 13 orang dari jajaran Prodi Gizi. Di tengah pandemi COVID-19 seperti ini, syawalan online menjadi alternatif sarana untuk tetap menjaga silaturahmi antara dosen dan mahasiswa.

Kegiatan syawalan dibuka dengan pembacaan kalam ilahi dari mahasiswa angkatan 2019 atas nama Himast Sains dan dilanjutkan dengan sambutan serta penyampaian informasi perkuliahan dari Kaprodi Gizi, Agil Dhiemitra Aulia Dewi, S.Gz., MPH. Beliau mengatakan bahwa perkuliahan daring akan terus berlanjut hingga tahun ajaran 2019/2020. Agil juga mengatakan bahwa untuk semester antara tahun ini juga akan dilakukan melalui daring.

Ikrar syawalan dibacakan oleh Faurina Risca Fauzia, S.Gz.,MPH dan diikuti oleh seluruh peserta syawalan. Selanjutnya adalah persembahan spesial dari tim pengajar Prodi Gizi untuk mahasiswa. Persembahan yang diberikan berupa video selama perkuliahan dan video motivasi agar mahasiswa tetap semangat belajar di tengah pandemi COVID-19. Video persembahan ini menciptakan suasana haru selama syawalan online berlangsung. “Jadi kangen kuliah tatap muka, Buuu” ungkap Edi 2017. Kegiatan ini ditutup dengan berbagi cerita dari setiap angkatan. Hampir seluruh mahasiswa merindukan suasana perkuliahan di kelas dan praktikum di laboratorium. Mahasiswa saling merindukan satu sama lain dan berharap semoga pandemi COVID-19 ini segera berakhir sehingga aktivitas dapat berjalan normal kembali. Kami segenap jajaran Tim Pengajar, Staff, dan Mahasiswa menyampaikan Minal Aidzin Wal Faidzin, Mohon Maaf Lahir dan Batin. Semoga kita semua kembali fitrah dan berusaha menjadi insan terbaik versi masing-masing diri. Aamiin. [KK]